This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
Jumat, 22 Mei 2015
Minggu, 08 Juni 2014
MUHASABAH UNTUK IBUNDA
MUHASABAH UNTUK IBUNDA
Kita sebagai mahluk hidup, pasti pernah
merasakan tergores sebilah pisau, dan sangat merasakan begitu perihnya ketika
kita terkena sayatan pisau!!
Bayang kanlah saudaraku jika kita pergi
ketempat dimana kita tidak mengenal tempat itu, dan disana kita di kepung oleh
puluhan, ribuan, jutaan, bahkan triliunan manusia yang mengepung kita, mereka
membawa samurai, pedang, arit, golok, dan sebagainya untuk menghujam kamu!!
Bayangkan begitu sakitnya kita di keroyok
oleh mereka di hujam kamu dengan benda-benda tajam yang selalu menyayat kita,
darah bercucuran, tetapi kita tidak mati dan tetap merasakan kesakitan yang
begitu luar biasa perih dan sakitnya saudara-saudaraku!!!
Bayangkan begitu besar cinta ibu kita kepada kita,
kasih yang diberikan kepada kita yang begitu besar begitu berarti untuk kita…
Sepintas saya berani bertaruh untuk kita,
jika kita disuruh ibu kita pasti kita banyak yang membantah apa yang diinginkan
oleh ibu kita ??
Bayangkan saudaraku kasih yang diberikan ibu kita
untuk kita merawat kita dari kandungan, sembilan bulan mengandung kita, di
jaga, dirawat kandungan ibu kita demi kehidupan kita, mempertaruhkan nyawanya
demi kehidupan kita!! Apakah kita pernah berfikir tentang itu ???
Bayangkan saudaraku, sembilan bulan ibu kita
mengandung kita, melahirkan kita mempertaruhkan nyawanya untuk kita,
mengeluarkan kita, sakitnya melebihi
disayat-sayat oleh triliunan juta pisau dan manusia yang merobek-robek tubuh kita…
demi harapan kita bisa menjadi anak yang berarti untuk orang tua, bangsa dan
Negara kita!!!
Apa kita merasa sudah ber-arti untuk orang
tua kita ??
Apakah kita tidak puas dan selalu merasa puas
menyiksa ibu kita ??
Bayangkan
saudaraku, setelah dilahirkan, membesarkan kita dengan kasih sayang, tahan
mengutang demi setetes susu kita, menyekolahkan kita, hingga kita menjadi orang
yang ber arti untuk diri sendiri dan orang tua kita…
Bayangkan saudaraku begitu sulitnya ibu kita,
mengurus kita, memandikan kita, dan memberi makan kita, mengjarkan kita
bagaiman menjalankan hal-hal yang baik, tetes keringat lelah yang bercucuran
dari wajah indahnya ibu kita tapi ibu kita selalu ceria dan penuh harapan agar kita
berguna bagi dia.
Bayangkan saudaraku disaat kita masih kecil,
ibu kita menidurkan kita, dan ibu kita menatap kita dengan penuh kasih sayang…
diciumnya kita, di peluknya kita, dan sedikit menyanyikan lagu untuk kita agar
bisa tidur dengan nyenyak…
Pernahkah kita menurut apa mau ibu kita,
mengikuti apa mau ibu kita, yang kita bisa membantah apa yang mereka ingin
untuk kita, selalu memarahinya, membentaknya bahkan sampai khilaf memukulnya,
hingga terteteslah air mata ibu kita, membasahi pipi Indah ibu kita, masihkan
tega kita untuk melakukan hal kejahatan untuk ibu kita ???
Renungkan saudara ku, bagaimana dengan kita
yang disayat samurai, arit, pisau,.dengan jumlah orang yang beribu-ribu orang
yang menyayat kita.
Saudaraku itu belum seberapa sakitnya
dibandingan sakitnya ibu kita merawat kita!!!
Ibu
bagi kita adalah semuanya, ibu adalah harta yang begitu besar yang tak dimiliki
oleh penguasa siapapun, bahkan petinggi-petinggi Negara… karna ibu maka kami
bisa hidup, dan karna ibu maka kita bisa menjadi sukses…
Ingat saudaraku penyesalan itu pasti akan
datang untuk kita… begitu sakitnya kita ditinggal ibu, ibu kita selalu
mendoakan kita, meminta ampun untuk dosa-dosa kita, selalu berusaha memberi
yang terbaik untuk diri kita, tapi!!! Apakah kita selalu memberikan itu semua,
menjaga ibu kita ??
Pernahkah ibu kita mengemis di depan kita
minta-minta ini itu ?? ibu kita takut untuk minta itu sama kita, jadi mikirlah kita,
banyak tanyalah kita untuk ibu kita apa yang ingin dan diinginkan ibu kita!!!
Bayangkan saudaraku, ketika kita sekolah,
kuliah, kerja, kita bercanda ketawa, dan saling tersenyum diantara rekan-rekan kita,
ketika waktu kita selesai melakukan aktifitas kita pulang kerumah kita dan
sesampainya kita dirumah melihat bendera kuning di gang kita, dan kita bertanya
siapa yang meninggal ??
Setahap demi setahap kita pelan pelan pulang
dan memasuki gang rumah kita, ketika itu ada ramai-ramai dirumah kita, dan kita
terkejut siapa yg meninggal ??
Ketika kita membuka kain penutup jenazah, dan
jenazah itu adalah “IBU KITA” apa yang akan kita lakukan ?? MENANGISKAH KITA,
MENYESALKAH KITA, APA MERASA BERSALAHKAH KITA !!! sementara kita belum mebalas
kasih sayang yang sudah diberikan ibu kita dari mengandung kita hingga
membesarkan kita sampai saat ini, semasa hidupnya anda selalu membantahnya,
menghinanya hingga memukulnya sampai tertetes air mata ibu kita !!!
Ingat saudaraku do`a ibu kita bukan sebatas
masa hidupnya saja, matipun dia selalu mendoakan kita, ruhnyapun selalu
mendoakan kita supaya kita menjadi anak yang berguna, dan menghargai diri
sendiri!!!
Ibu kita selalu senang saudaraku, tidak ada
penyesalan menghidupkan kita, mengasuh kita, memberi ASI kepada kita… kasih
sayang dia selalu ada untuk kita..
Mari saudaraku rubahlah sifat kita untuk
tidak lagi membantah ibu kita dan menjadi apa yang di inginkan ibu kita,
menuruti apa yang dikatan ibu kita, dan mendengarkan apa yang ibu katakan…
RENUNGKAN ITU SEMUA SAUDARAKU
Aku, Masa Depan dan Cita-cita
Aku, Masa Depan dan Cita-cita
Hidup itu tak selamanya hanya sperti itu-itu saja, begitu juga
dengan hari, tak selalu seperti itu terkadang hari crah dan terkadang pula hari
mendung,,perumpamaan Q ya seperti harii tak slalu sama trkadang memperoleh hal
yang menyenangkan, terkadang mendapat hal yang tak terduga, terkadang juga yang
tak ada rasanya pun aku dapatkan,,begitulah hidupp tak selamanya sama,..
Akuu…? Menjadi kata2 knp harus
akuu,..aku diciptakan dilahirkan dari seorang yang bgitu luar biasa, maka hati
akan mengucap fikiran yang akan menjalankan dan mulut yang mengeluarkan ya Dia
IBU,,Begitu bnyak hal yang sudah di berikan kpd ku, hingga aku menjadi seperti
ini dan insyaallah janjiku q tak akan mengecewakan mu Ibu,..
Aku Muhammad Afifudin
Masa depan aku belum bisa melihat dengan pasti akan jadi apakan aku
natinya, semua itu Allah sudah mengaturnya tigal diri kita bagaimana
menyikapainya, bagaiman mncarinya, bagaiman meraihnya,..semua tergantung pada
diri kita, diman disitu ada kemauan disitu pula aka ada jalan,..masa dpan,
perjalanan masih pnjang insyaallah kan ku perbuat dengan perbuatan2 yang
baik-baik…??
Berbicara cita-cita,..saya rasa dengan masa depan taka da bedanya
semua itu sama,..menginjak umur 7 tahun aku tak pernah berfikir apa iu
cita-cita,,bahkan mengartikannya saja tidak tau,..hingga SMK disitu mulai
berfikir apa cita-cita ku,..hingga menginjak di bangku kuliah mulailah aku tau
aku bercita-cita dan itu menjadi cita-cita ku satu2nya,..aku ingin sukses dalam
bidang itu, aku ingin membahagiakan keluarga besarku dalam bidang ini…cita-cita yang sekarang menjadi sebuah hobby yang tak pernah bisa
terlepaskan…
Dalam sebuah buku kecil dan terdapat pena didalamnya,,hanya terlihat
pda kertas hanya cpretan pena hitam,,,ya coretan kegagalan ,…kesuksesan tak bisa disamakan dengan kita makan cabai langsung
pedas, semua itu tentu ada prosesnya ya kata-kata ituulah yang menjadi motivasi
hingga sekarang, disaat itu mungkin belum la tepat untuk akau dapatkan…
Semua itu akan terkisah dalam sebuah kata-kata “Aku, Masa Depan dan Cita-cita”
By: Muhammad Afifudin
Dan Cintalah
Yang Memotivasi
Tertulis dalam catatan kecil dalam keseharian mengenai diri Q
Diantara hubungan antara kertas dan tinta…membentuk rangkaian menjadi Hitam dan Putih
Yang tefikir sekarang, dan yang harus aku fikirkan, apa, apakah, dan
siapakah yang selama ini memberi motivasi, tentunya untuk aku…
Yang ada di benak ku tentu Cinta yang selama ini memotivasi diri
pribadi,..
Terutama Cinta ibu,..andai kata ibu tak mencintai aku akan kah aku
ada di dunia ini,akan kah aku mampu menghirup udara di dunia ini,,akan kah aku
bisa melihat keindahan di dunia ini,. Tentu tidak tanpa adanya seorang ibu,
yang membimbing aku hingga mampu menjadi pribadi yang dewasa seperti sekarang
ini..Tentu Cintalah Yang Memotivasi…03-08-2013
Idaman Q
Bukan tak mukin lagi bila memang sudah ditakdirkan menjadi psangan
terakhir (jodoh) insyaallah dalm setiap perjalanan nan jauh, perjalanan yang
tidak hanya sejngkal kaki dari sang pasangan bisa saja dipertemukan dengan cara
yang singkat,, Bila memang itu sudah ditakdirkan menjadi pasang terakhir
(jodoh)
Melihatmu tentu menjdi suatu hal yang terasa mustahil, bagaiman
sebelumnya tersa tidak dapat dilihat melalu mata secra langsung,. Tak disadari
pula muncul disaat yang tidak diingkan,..dapatkah hal demikian menjadi suatu
alasan apakah memang dia di takdirkan menjadi yang terahir untuk aku..
Kita memang belum bisa dikatakan mukhrim, tetapi apakah kita tidak
diperbolehkan untuk saling memiliki…
Kita memang belum mengetahui apakah kita Jodoh, tetapi apakah kita
tidak boleh untuk slalu berdo’a agar bisa di jodohkan…
Kita memang berjauhan, Tetapi bukan berarti perasaan hatipun ikut
jauh…
Kiata memang belum sepenuhnya untuk memiliki, tetapi bukan berarti
tak boleh untuk saling memiliki,…
06 Agst 2013
Menjadi Jahat
Aku tau apa yang aku fikirkan ini
Apa yang aku tuliskan
Dalam sebuah judul Menjadi Jahat
Tentu bukan hal yang indah untuk di dengar
Aku bagaikan orang yang tak tau apa-apa
Bahkan aku merasa, Aku ini tak punya perasaan
Jujur menjadikan hal yang terbaik untuk ini
Kalau di katakn sudah berapa kali seperti ini
Sebenarnya baru kali ini aku mencoba
Menjadi Jahat
Dalam sebuah paradikma
Kisah perjalanan ini bukanlah hal yang mudah untuk dapat
dijalani
Tetapi lagi lagi aku tak bisa menjalaninya
Sesuai apa yang kamu inginkan
Maka dari itu aku mencoba menjadi jahat
Aku pergi ke tempat yang lain
Agar hari hari ku tak suram
Jika harus menunggu, waktu seperti itu bukan lah yang
ideal
Menunggu begitu lamanya tentu bukanlah hal yang mudah
Engkau mukin tau bagaiman sifat manusia itu seperti apa
Engkau juga mukin tau karakter manusia itu tak sama
Menyandang sebagai orang Jahat
Tentu sifat itu akan di kenang dan akan sendirinya
tersimpan
Lain halnya dengan yang menyandang orang baik
Bahkan kebaikan itu seketika akan mudah di lupakan
Tiada
Yang Lain
Ini merupakan hal yang baru andaikata aku tak dekat
dengan orang-orang hebat seperti yang saat ini, hal ini mukin tak bisa aku
rasakan jika aku tak mengenal mereka, Sejarah mebuktikan dari aku yang tak
bisa, bisa dilihat dan bisa dikenang ketika mengijak SD hingga SMK, saya bisa
dikatakan sebagai orang yang penakut, berulang kali maju untuk mempresentasikan
sebuah tugas rasa gugub, gemetar, dan tak bisa merangkai kata dengan baik itu
yang aku rasakan saat itu,
Saya fikir, saya bisa membawa perubahan ini kearah yang
lebih baik, kenyataanya saya merasa berat untuk mejalankan semua ini..
Pemimpin itu memang begitu banyak rintanganya yang harus
di jalani….kita tau jalan seseorang tidaklah sama, ada yang lurus bagai tak ada
rintangan, ada pula yang berkelok-kelok yang begitu banyak rintangan….kita
semua sadar dan tau apa yang kita kerjakan ini, tetunya memang berbuah hal yang
positif yak karena itu tujuan yang utama bukan..,..teknik, skill sesorang
berbeda beda,,bayangkan jika karakter seseorang di dunia ini sama semua, apa
yang terjadii, (baynagkan ya….) Sepertinya aku harus lebih kreatif untuk hal
ini..(berfikirr sejenak..?). kalau berbicara masaah kader terutama kader HMI
ketika di bai”at begitu banyak janji yang mereka keluar tapi sedikit orang yang
menepatinya,..lagi lagi bayangkan itu janji itu si awali dengan sya


19.25
Unknown

